Postingan

Menampilkan postingan dengan label Bahasa Inggris

Giving An Advice

Giving an advice, atau memberi saran, dapat dilakukan dengan berbagai cara. Dalam Bahasa Inggris, umumnya sebagai berikut. You should... You had better... You must... 3 contoh di atas disusun atas tingkat keharusannya. Dari biasa saja sampai harus. Itu untuk menganjurkan. Untuk melarang, seperti berikut. You should not... You had better not... You must not... Mudah bukan?. Untuk itu, kita meresponnya seperti ini. Thank you for remembering me that... Thank you. OK. etc. Kurang lebih seperti itu. Untuk melihat contoh dialognya, kamu dapat menuju tautan berikut ini. Tautan

The

The merujuk pada sesuatu, seperti tersebut. That is a rabbit. The rabbit plays with a girl. Kedua rabbit adalah rabbit yang sama. The world is square. Dunia tersebut adalah kotak. Maka, di sana ada dunia lain yang tidak berbentuk kotak. ●Jika the diikuti dengan huruf konsonan, maka cara bacanya de. ●Jika the diikuti dengan huruf vokal, maka cara bacanya di. ( Kurang lebih ) The rabbit The umbrella

This, That, These, Those

This is a rabbit. These are rabbits. That is a rabbit. Those are rabbits. This & These : Ini That & Those : Itu This & That : Singular These & Those : Plural A rabbit : Seekor kelinci Rabbits : Banyak kelinci Untuk penggunaan is dan are, lihat di sini

Cardinal Number and Ordinal Number

Cardinal number adalah angka yang tidak bertingkat/berurut. Misalnya satu, dua, tiga, dan seterusnya. Ordinal number adalah angka yang bertingkat/berurut. Misalnya pertama, kedua, ketiga, dan seterusnya. Dalam Bahasa Inggris, Ordinal number ditambahkan sesuatu di belakangnya. Perhatikan contoh berikut. Cardinal: One, two, three, four, five, six. Ordinal: First, second, third, forth, fifth, sixth. Kalau belasan, lihat berikut ini. Cardinal: Eleven, twelve, thirteen. Ordinal: Eleventh, twelfth, thirteenth. Sudah sampai puluhan, balik lagi. Cardinal: Twenty one, twenty two,... Ordinal: Twenty first, twenty second,... Dan seterusnya. Pokoknya, angka belakangnya aja yang dikasih st, nd, rd, th. Kalau angka belakangnya belasan, pakai aturan belasan tadi.

Urutan Noun

Kita kembali lagi. Kali ini, kita masih akan belajar yang sama, yaitu Bahasa Inggris. Kali ini, apa yang akan kita bahas?. Sebenarnya, aku tidak tahu nama materinya. Kenapa?. Biasanya kamu tahu. Hehehe... Kali ini, kita namakan urutan noun saja. Urutan kata benda?. Ya. Selain kata kerja, kata benda juga ada aturannya dalam Bahasa Inggris. Kita hanya akan berputar pada sifat yang mengikuti kata benda tersebut. Maksudnya?. Paham kan, a blue car, an old wood table?. Memang, apa bedanya?. Kita tidak mencari perbedaannya. Tapi, untuk menuliskan sifat yang mengikutinya, ada aturan yang harus dijalankan. Tidak bisakah kita menulisnya acak?. Seperti a wood old table misalnya. Tidak boleh!. Kamu harus perhatikan urutan ini!. Sebelum noun, ada yang mengkutinya. Berurutan dari determiner-opinion-size-age-...-noun. Kita lihat bersama. Determiner Bisa jumlahnya, seperti one, two, three. Atau a, an, the. Opinion Sifat yang bersifat pendapat. Seperti cute, beautiful, dan lainnya. S...

Tipe Conditional Sentences

Ada 3 tipe conditional sentences. Perhatikan contoh berikut. If Rindika makes a bun, Yurina will help her. If Rindika made a bun, Yurina would help her. If Rindika had made a bun, Yurina would have helped her. Tipe 1 kemungkinan terjadinya besar. Tipe 2 kemungkinannya jadi 50%. Sementara tipe 3, Rindika tidak membuat roti, karena kejadiannya sudah terlewati. Mudah bukan?. Untuk yang suka menghapal, itu juga cukup mudah. Will dengan present, would dengan past, would have verb3 dengan had verb3. Cukup mudah bila terus berlatih. Itu jika if nya duluan. Memangnya ada lagi, ya?. Bagaimana kalau di tengah?, seperti contoh berikut. Yurina will help Rindika if she makes a bun. Yurina would help Rindika if she made a bun. Yurina would have helped Rindika if she had made a bun. Perbedaannya hanya terletak pada perubahan posisi dan tanpa koma. Kalau bisa menguasai salah satunya, kamu bisa menguasai semuanya. Baiklah, sampai jumpa.

A/An

A atau an adalah Bahasa Inggris yang pada umumnya menyatakan sebuah. Seperti, A denpa singer A pen An apple A pineapple Namun, apakah yang menjadi perbedaan keduanya?. Peerbedaannya terletak pada penggunaan mereka. A dipakai pada huruf konsonan, sedangkan an dipakai pada huruf vokal, yang a, i, u, e, o, seperti pada contoh di atas. Sekian.

Tips 16 Tenses

Aku, bermain di dimensi waktu... Kamu sedang bercerita?. Tidak. Karena kali ini berhubungan dengan waktu, makanya aku begitu. Apa itu?. Itu Tenses. Tenses adalah bentuk waktu dalam kalimat Bahasa Inggris, kurang lebih. ???. Baiklah. Aku tidak mau lebih jauh tentang itu. Kali ini, kita hanya akan memahami pola kalimat saja. Kita gunakan kata kerja menulis. Verb1=Write Verb2=Wrote Verb3=Written Selanjutnya, lihat polanya, ya?!. Present Simple:Write Perfect: Have/Has Continuous: Am/is/are -ing Perfect Continuous: Have/has been writing Past Simple:Wrote Perfect:Had Continuous: Was/were -ing Perfect Continuous:Had been writing Future Simple:Shall/Will Perfect:Will have Continuous:Will be -ing Perfect Continuous:Will have been writing Past Future Simple:Should/Would Perfect:Would have Continuous:Would be -ing Perfect Continuous:Would have been writing Perfect use written. Shall & Should khusus I & We. Misalnya, kita ingin menulis pola yang kita ing...

The Camping of Father and Son

An uneducated father with his educated son went on a camping trip. They set up they tent and fall a sleep. Some hours later, the father woke up the son. Father:Look up to the sky and tell me what you see!. Son:I see millions of stars. Father:And what does that tells you?. Son:Astronomically, it tells me that there are millions of galaxy and star and planet. The father slap his son very hard. Father:Idiot!. Someone has stolen our tent. Source: Link

Passive Voice

Sekarang, kita akan membahas kalimat pasif, atau yang dalam Bahasa Inggris disebut Passive Voice. Ada yang tahu, perbedaan Active Voice dan Passive Voice?. Tidak. Bagus. Kalau sudah tahu, kita tidak perlu membahas ini. Eh... Sebenarnya mudah. Rumusnya ialah: Subject+to be+Verb 3+by+Object Dimana subjek jadi objek dan sebaliknya. ???. Berikut contohnya. Rindika buys a bun→A bun is bought by Rindika Rindika is buying a bun→A bun is being bought by Rindika Rindika bought a bun→A bun was bought by Rindika Rindika has bought a bun→A bun has been bought by Rindika Rindika will buy a bun→A bun will be bought by Rindika Rindika is going to buy a bun→A bun is going to be bought by Rindika Berdasarkan contoh di atas, Rindika dan A bun bertukar tempat. Tambahkan by di belakangnya. Selesai.

Simple Present Tense

Tanpa basa-basi. Rumus Simple Present Tense adalah berikut. Subject+to be1(is, am, are)+Verb 1(es/s)+Object Berikut contohnya. I am write a blog You are read our blog She is buys a bun Penggunaan s/es setelah verb hanya berlaku pada subjek She, He, It, dan nama tunggal. Jika namanya lebih dari 1, dianggap setara they dan tidak dikenakan es/s. Oh, ya, hampir lupa. Simple Present Tense adalah salah satu dari 16 tense yang ada dalam Bahasa Inggris. Simple Present Tense kejadiannya masa kini. Kelihatannya dia buru-buru sekali.

Have/Has

I have a dream. She has a dream. Dimanakah letak perbedaan kedua kalimat di atas?. Benar. Subject dan have hasnya. Tidak semua subject dipakaikan have. Tidak semua subject dipakaikan has. Yang menggunakan Have adalah I, You, They, dan We. Sementara yang menggunakan Has adalah She, He, It. Sekian.

To be

Terdapat 2 jenis To be. Yaitu To be 1 (is, am, are) dan to be 2 (was, were). To be 1 biasa dipakai pada present tense sedangkan to be 2 pada past tense. Berikut pembagiannya menurut subjek yang menggunakannya. I:am, was You:are, were They:are, were We:are, were She:is, was He:is, was It:is, was