Postingan

Menampilkan postingan dengan label Bahasa Indonesia

Jam Waker, Weker, Beker?

Kamu tahu tidak mana yang benar?. Pasti di antara salah satu dari ketiganya. Ya. Tapi yang mana?. Um... Aku tidak tahu. Yang mana?. Kalau menurut KBBI, yang benar adalah jam beker. Masa, sih?. Kalau tidak percaya, lihat saja sendiri. ... Tapi, kamu tahu kan, KBBI itu apa?. Aku tahu. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Nah, itu benar. Tapi, kenapa ada istilah jam beker, ya?!. Kalau menurutku, itu dari jam meja yang berdering dan berfungsi untuk membangunkan seseorang dari tidur. Lalu?. Karena bangun dalam bahasa inggris adalah wake, dan pembangun adalah waker, mungkin awalnya adalah jam waker. Lalu, kenapa bisa berubah menjadi jam beker?. Aku tidak tahu. Mungkin dirubah dengan sedemikian rupa. Ooo... Tapi, jam seperti itu sekarang jarang yang pakai, loh. Karena fungsinya tergantikan oleh alarm pada ponsel kita. Jadinya lebih praktis. Ah, aku juga pakai alarm di ponsel. Aku juga. Berarti, kita sama dong. Tidak. Kenapa?. Alarmku ada adik perempuannya. Jadinya, rasanya ak...

Negosiasi atau Negoisasi?

Negosiasi dan negoisasi, mana yang benar? Asal katanya dari Bahasa Inggris, Negotiation. Jadi, kata ini adalah kata serapan. Jika diserap ke Bahasa Indonesia, maka menjadi Negosiasi. Jadi, yang benar adalah negosiasi

Homograf Serang

Homograf adalah 2 kata yang tulisannya sama, bacanya beda, maknanya beda. Serang (Sérang) adalah nama kota di Banten. Serang (Serang) adalah kegiatan menghancurkan lawan. Sekarang, sudah jelas kan bedanya apa?.

Ledakan dan Ledakkan

Sekilas, kedua kata tersebut sama, sama-sama ada yang meledak. Namun, keduanya memiliki makna yang berbeda. Ledakan berarti peristiwa sesuatu meledak, sama seperti tembakan dan tamparan. "Ledakan itu mengakibatkan..." Ledakkan, k-nya 2, bermakna seperti perintah, sama seperti tenggelamkan dan jatuhkan. "...itu harus diledakkan." Jadi, sekian.

Pemboman atau Pengeboman ?

Tunggu dulu!. Kita bukan membahas itu. Kita akan membahas tentang imbuhannya. Kita tahu, dalam Bahasa Indonesia, ada imbuhan pe- -an. Misalnya, pekarangan, perasaan, perasionalan, dan lain-lain. Namun, itu semua memiliki kata dasar yang bersuku kata 2 atau lebih. Karang, rasa, rasional, dan sebagainya. Lalu, bagaimana dengan yang lainnya?. Bagi kata dasar yang bersuku kata satu, seperti bom, pak (Menaruh barang), las, dan lain-lain, akan ditambahkan di depannya. Seperti pengeboman, pengepakan, pengelasan dan lain-lain. Mengapa bisa begitu?. Itu sudah merupakan aturan berbahasa Indonesia yang baik, benar, baku. Misalnya, saat kita ucap, lebih enak pengeboman, atau pemboman?. Pasti yang pengeboman, bukan?. Sama halnya dengan pengepakan. Lisan kita tidak akan nyaman menyebut pengpakan atau pepakan. Begitu pula pelasan. Sangat tidak nyaman. Maka, untuk kata dasar yang bersuku kata satu, akan berubah menjadi pengeboman, pengepakan, pengelasan, dan lain-lain. Sekian.

Coklat atau Cokelat ?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia,  benda yang rasanya manis itu atau warna merah kehitaman itu adalah cokelat. Untuk membuktikannya, Anda dapat membuka KBBI sekarang juga. Kenapa pakai e?. Karena di KBBI adanya cokelat, bukan coklat. Jadi, menyebutkannya 3 suku kata. Kalau melihat bahasa lainnya, misalnya Bahasa Inggris, cokelat, yang rasanya manis itu, disebut chocolate, dengan 3 suku kata. Sementara untuk warna disebut brown, untuk Bahasa Inggris. Kenapa ada Bahasa Inggrisnya?. Entahlah. Jadi, yang benar adalah cokelat. Sekian.

Imbuhan -isasi

Imbuhan -isasi diserap dari imbuhan Bahasa Inggris -itation yang bermakna berproses. Maka dari itu, kata yang menggunakan imbuhan -isasi umumnya juga merupakan kata serapan. Berikut contohnya. ◎Ionisasi : Perubahan untuk menjadi ion. ◎Industrialisasi : Proses menjadi industrial (bersifat industri). ◎Normalisasi : Proses menjadi normal. Jadi, imbuhan -isasi bersifat proses.

Obat Nyamuk dan Racun Tikus

Obat nyamuk dan racun tikus. Anda tahu kedua benda itu?. Familiar bukan?. Lalu, apa perbedaannya?. Perbedaan obat nyamuk dan racun tikus adalah objek pemakaiannya. Obat nyamuk untuk nyamuk, racun tikus untuk tikus. Namun, apakah pembahasan kali ini tentang itu saja?. Bukan. Obat nyamuk dan racun tikus. Kedua benda yang berfungsi untuk mengusir dan membunuh objeknya, memiliki istilah berbeda. Obat untuk nyamuk, racun untuk tikus. Sekilas tidak ada yang aneh. Obat nyamuk dan racun tikus, ada keanehan dalam mengistilahkan keduanya. Obat adalah suatu zat yang menyembuhkan. Sementara racun membuat sakit sampai kematian. Mereka berbanding terbalik bukan?. Obat nyamuk dan racun tikus. Tikus memang diracuni agar tidak mengganggu tempat tinggal manusia. Namun, kenapa nyamuk diobati?. Apakah dia perlu disembuhkan dari suatu penyakit?. Obat nyamuk dan racun tikus, sama halnya dengan obat cacingan. Obat cacingan menyembuhkan penggunanya dari cacingan. Namun, obat cacingan juga membunuh penyeb...

Terserah atau Seterah ?

Masih banyak orang yang mengatakan terserah seterah. Padahal, kata yang benar itu terserah. Entah disebabkan karena apa. Mungkin karena salah dengar, susah mengucapkannya, atau yang lainnya. Tapi, yang jelas, kita masih mendengar atau melihat kata yang salah, seterah. Kalau salah dengar, seharusnya bisa minta yang mengucapkan untuk mengulangnya, atau lihat kamus kalau kurang jelas. Set- dan Ter- itu jauh. Maksudnya, dari depannya saja sudah berbeda kedengarannya. Kalau sulit mengucapkannya, mungkin masih dimengerti. Karena kata terserah mengandung 2 r yang berdekatan. Ter-ser-ah (Penggalan suku kata ini tidak benar. Yang benar ter-se-rah) saling berdekatan r nya, jadi sulit diucapkan. Tapi kalau masih menulis seterah untuk kata terserah, itu kan ... Kalau terserah adalah kata berimbuhan (misalnya), maka ter- adalah imbuhan kata serah, seperti pada kata terpaksa. Kalau seterah, tidak ada imbuhan awal set-. Jadi, mulai sekarang, kita gunakan kata terserah. Kalau tidak mau, terserah....

Penggunaan Di-

Masih banyak yang salah tentang penggunaan di-. Ada yang disambung semua, ada juga yang di pisah semua. Lalu, bagaimana yang benar?. Untuk keterangan tempat, penggunaan di- harus dipisah. Seperti, -Di Lombok -Di kamar -Di meja Lain halnya dengan keterangan tempat. Untuk imbuhan, penggunaan di- harus disambung. Seperti, -Dilihat -Diraba -Diterawang Sekian untuk kali ini.