Postingan

Menampilkan postingan dengan label Waktu

Tahun Kabisat

Tahun kabisat adalah tahun yang datang setiap 4 tahun sekali pada kalender masehi. Tahun kabisat datang pada tahun yang habis dibagi 4. Tahun yang habis dibagi 4 adalah tahun yang jika dibagi dengan angka 4, tidak menyisakan sisa, sehingga tidak menimbulkan koma pada hasilnya. Misalnya pada tahun 2016. Tahun 2016 merupakan tahun yang habis dibagi 4, karena 2016:4=504. Itu berarti, tahun 2016 adalah tahun kabisat yang ke-504 selama kalender masehi berjalan. Karena angka 4 adalah angka genap, maka, yang habis dibagi olehnya adalah angka yang genap. Jadi, jangan berharap ada tahun kabisat pada tahun ganjil, ya?!. Jika kesulitan dalam membagi suatu angka dengan angka 4, ada cara mudahnya. Pertama, angka itu dibagi dengan angka 2. Lalu, hasil yang tadi dibagi 2 lagi. Jika hasil yang ini tidak menjadi koma, maka angka yang tadi di awal habis dibagi 4. Oke, kembali ke tahun kabisat. Tahun kabisat berbeda dengan tahun yang biasanya. Dimanakah letak perbedaannya?. Tahun kabisat memiliki ju...

AM dan PM

AM dan PM digunakan pada waktu yang memakai sistem 12 jam. Jadi jam 06.00 pagi menjadi 6.00 AM dan jam 18.00 sore menjadi 6.00 PM. Biasanya digunakan pada jam luar negeri (mungkin). Lalu, apa itu AM dan PM?. AM adalah Ante Meredium dan PM adalah Post Meridium. Keduanya berasal dari bahasa latin. Penggunaan AM dimulai dari jam 00.00-11.59 detik ke 59. 1 detik kemudian, digunakanlah PM dari jam 12.00-23.59 detik ke 59. 1 detik kemudian, digunakan kembali AM. Perlu diingat bahwa jam 15.00 sore itu bukan 15.00 PM, tapi 3.00 PM. Dan, jam 00.30 malam bukan 00.30 AM, tapi 12.30 AM. Mudah bukan?. Segala sesuatu akan mudah bila kita anggap mudah, bukan kita remehkan. Sekian.

Dimensi Waktu

Aku, dihapus oleh waktu. Nrema:Miruna, tolong jaga dirimu baik-baik. Miruna:Nrema. Nrema:Nanti, kita akan bertemu lagi. Miruna:Nrema... Nrema:... Itu hanyalah salah satu contoh. Nrema:Sekarang, kita mau ke mana, Kak Miruna?. Miruna:Bagaimana kalau kita naik roller coaster?. Nrema:Ih... Seram... Bagaimana kalau kita ke rumah hantu?. Miruna:Baiklah, kita ke rumah hantu. Nrema:Asyik. Kedua Nrema temanku, adalah orang sama. Mereka hidup di garis waktu yang berbeda. Kenapa garis waktunya tidak beraturan?. Karena saat itu, terjadi penyimpangan. Nrema:Sekarang, proyek membuatmu jadi nyata akan selesai. Sekarang kita bisa bersama dengan sebenarnya. Miruna:Ya. Aku tidak sabar menantikannya. Nrema:Aku mulai. (<Transfer>) Miruna:Aaa... ... Nrema:Miruna!!!... (Memeluk Miruna) Miruna:Nrema... Nrema:Selamat datang, Miruna. Miruna:Ya. Aku memang berhasil melompati dimensi ruang. Tapi tidak dengan dimensi waktu. Aku tidak diciptakan atau dilahirkan. Sehingga waktu tidak men...

Jam

1 hari ada 24 jam. 1 jam ada 60 menit. 1 menit adalah 60 detik. Tentu, kita semua pasti tahu itu. Lalu, apa yang mau kita bahas?. Cara penyebutan jamnya. Ada 2 cara dalam menyebutkan jam. 1. 14.30 (Dibaca jam 14 lewat 30 menit) Jam setengah tiga sore ditulis dengan angka 14. Biasanya ada di jam digital. Karena di jam analog, angkanya hanya sampai 12. Maka, jam 1 siang disebut juga jam 12 siang + 1 = jam 13. Begitu selanjutnya hingga jam 12 malam. Setelah tengah malam, waktu berputar kembali ke 00.00 Bukannya di tengah harusnya tanda (:), ya?!. Ada yang pakai tanda (:), ada juga yang (.). 2. 3.15 PM (Dibaca jam 3 sore lewat 15 menit) Ada yang pakai sistem AM/PM juga. Apaan tuh?. Untuk 12 malam sampai 12 siang, pakai AM, selanjutnya pakai PM. Itu untuk membedakan siang dan malam. Sama seperti yang di atas tadi. Ooo... Begitu. Meski begitu, kita tetap tidak mempermasalahkan perbedaannya. Yang penting, kita punya jam di rumah. Sampai jumpa.