Postingan

Menampilkan postingan dengan label Biologi

Panca Indra

Hai, kita kembali lagi. Kali ini kita akan membahas panca indera. Ada yang tau?. Itu, sih. Aku sudah tahu. Apa saja?. Mata, telinga, hidung, lidah, dan kulit. Tau fungsinya?. Tentu saja. Mata untuk melihat, telinga untuk mendengar, hidung untuk mencium. Lidah untuk mengecap. Kulit untuk meraba. Benar, kan?. Ya. Kalau begitu, sampai jumpa.

Tenggorokan dan Kerongkongan

Kali ini, kita akan membahas hal itu. Itu?. Aku sudah tahu. Tahu apa?. Mereka berdua itu berbeda. Benar. Lalu?. Lalu, um... apa, ya?!. Tenggorokan itu untuk bernafas, sementara kerongkongan untuk makan. Nah, itu. Jadi, saluran pernapasan adalah hidung (nasal), tenggorokan (trakea), dan paru-paru. Kemudian, saluran pencernaan adalah mulut (oral), kerongkongan, lambung (insisifus), dan seterusnya. Jadi, itu saja?. Sekilas, mereka berdua terlihat sama, ya?!. Ya. Karena mereka berdua terletak di leher. Tapi, tahu tidak?. Mereka berdua dipisahkan oleh suatu katup, namanya epiglotis. Fungsinya untuk apa?. Bergantian antara mereka. Kalau kita bernapas, terbukanya akan ke tenggorokan. Begitu sebaliknya kalau makan. Bagaimana kalau kita makan sambil bernafas?. Tidak apa-apa. Yang tidak boleh, saat kita menelan, kita bernapas secara bersamaan. Aku tahu. Pasti kita tersedak kan?. Benar. Itulah, untuk mencegah salah masuk saluran. Masih beruntung kalau udara yang masuk ke pencern...

Rasa di Lidah

Hai, hai. Kami kembali lagi. Setelah sekian lama tidak muncul, akhirnya kami datang. Ada yang merindukan kami?. Tidak ada. Uuuhhh... Padahal aku menunggu penampilan pertama setelah sekian lama aku tidak ada. Kalau begitu, kali ini kita akan bahas apa?. Tentu saja. Bukan tentang matematika. He?. Melainkan tentang biologi, tapi sedikit saja. Maksudnya?. Ada yang ingat, fungsi lidah untuk apa?. Untuk mengecap dan melumatkan serta menelan makanan, bukan?. Benar. Rasa apa saja yang ada di lidah. Itu mudah. Dari depan lidah yang bisa menjulur keluar, ada manis, asin, asam, pahit. Rame rasanya. He?. Apa tadi?. Bukan apa-apa. Tapi tahu tidak?. Ternyata, lidah kita tidak dibagi rasanya seperti itu. Lalu seperti apa?. Misalnya, kamu makan obat. Kamu taruh di lidah bagian mana?. Tentu saja di bagian ujung yang manis. Saat ditelan, masih manis?. Tetap pahit. Begitu pula kalau kamu taruh di bagian lidah yang lain. Rasa obat yang pahit akan tetap pahit. Lalu, apa yang akan kita ...

Binominal Nomenklatur

Binomial nomenklatur adalah tata aturan penamaan suatu spesies dalam taksonomi yang terdiri dari 2 kata. Kata pertama menunjukan genus, kata kedua adalah kekhususan spesies tersebut. Contoh: Canis familiaris Oryza sativa Lactobacillus protectus Tidak sembarangan untuk menulis nama spesies menggunakan binomial nomenklatur. Ada aturan-aturannya sebagai berikut. ●Huruf pertama kapital/besar ●Terdiri dari 2 kata ●Kata pertama adalah genus ●Huruf pertama kata kedua kecil ●Harus dimiringkan atau digarisbawahi ●Kalau digarisbawahi , beda kata garisnya dipisah. Ilmu ini biasanya sering dipakai dalam biologi. Terdapat banyak spesies yang menggunakan aturan ini. Selamat mencari!.